Pariwisata Seru Bersama Keluarga di Kampung Gajah Bandung

Traveling bersama keluarga bisa selalu seru dan mengasyikan dengan cuma melipir ke Bandung. Wisatawan bisa bersenang-senang bersama keluarga di daerah pariwisata Kampung Gajah. “Alhamdulillah” dan “Subhanallah”, dua kata ini patut diucapkan, ketika kami akhirnya tiba di obyek pariwisata Kampung Gajah di daerah Kota Bandung pukul 08.30 waktu disini. Kami tiba di Kampung Gajah usai menempuh jarak dari tempat tinggal kami di Depok kira-kira sekitar 3,5 jam waktu tempuh. Kami memulai perjalanan pukul 05.00 waktu setempat, dengan alasan supaya tiba di tujuan lebih awal, juga terhindar dari macet yang biasa ada di akhir pekan.

Usai melalui jalan tol Cikampek-Purbaleunyi, kita keluar di pintu Tol Pasteur. Trip dilanjutkan ke arah Terminal Ledeng. Pas sehabis Terminal Ledeng, mobil belok kiri ke Jalan Sersan Bajuri. Diperkirakan 15 menit kemudian sampailah kami di destinasi kami Kampung Gajah. Untuk berkunjung ke dalam obyek wisata Kampung Gajah, setiap orang perlu membayar tarif Rp 10.000 per orang untuk dihari kerja dan Rp 20.000 untuk hari libur. dan tambahan Rp 10.000 untuk mobil.

Kita mencoba mencari tahu fasilitas yang terdapat di obyek wisata ini. Dari informasi yang kami dapat, ada Water Boom, Children Playground, Go Kart, dan Kebun Stroberi yang bisa anda nikmati di obyek wisata ini. Untuk dapat menikmati semua fasilitas dan wahana yang ada di kampung gajah, kita harus merogoh kocek seharga Rp 200.000 per orang untuk tiket terusan. Dengan tiket terusan, kalian bisa bebas merasakan semua sarana wisata.

Terdapat beberapa fasilitas yang dapat dinikmati tanpa tiket terusan. Biayanya lumayan mahal, tetapi cukup layak bila melihat keindahan yang ada. Terdapat bus mini yang siap mengantarkan kami berkeliling Kampung Gajah untuk melihat sarana wisata yang ada.

Pertama-tama kita berkunjung ke Kebun Stroberi, selanjutnya bis berbalik dan berlanjut ke arah Water Boom. Water Boom boleh dibilang sarana wisata andalan dari Kampung Gajah, berlokasi tepat di lembah. Sehingga kami harus melintasi jalan turunan yang sangat curam dan berkelok.

Salah satu keindahan Water Boom di Kampung Gajah, bagi saya adalah latar belakangnya perbukitan dan tebing. Obyek wisata ini memang berada di lembah yang dikelilingi oleh tebing-tebing yang cukup bagus. Kami tidak membayar tiket terusan, sehingga hanya dapat melihat-lihat dan mengambil sejumlah foto untuk diabadikan menjadi kenang-kenangan. Kami pun cuma bisa bengong menengok permainan air yang sangat menggiurkan ini.

Wilayah food court juga disediakan di sekitar arena wahana Water Boom. Jadi, jika perut merasa lapar, wisatawan bisa secepatnya memesan makanan dengan hidangan yang tersedia, misalnya ada gorengan, batagor, bakso, dan soft drink.

Untuk wisatawan yang tidak mempunyai tiket terusan, ada beberapa sarana yang bisa dinikmati, salah satunya Children Playground. Karcis untuk memasuki arena wahana ini sebesar Rp 20.000 per anak. Anak-anak bisa main flying fox, naik sepeda keliling area, ayunan dan jungkat-jungkit, dan juga berlari-larian di sekitar area bermain. Tidak hanya arena bermain, ada tempat makan beredar di sini, mulai dari restaurant Padang, area menikmati kopi dan roti, food court dengan bermacam macam menu makanan bisa jadi pilihan untuk memanjakan lidah wisatawan.

Secara umum, obyek wisata Kampung Gajah sangat menarik danmerupakan salah satu tempat destinasi wisata yang menarik untuk berwisata bersama keluarga. Obyek wisata ini menggabungkan panorama alam bukit dan lembah yang sejuk, diikuti arena permainan sejumlah fasilitas lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published.